Hari ini kami melakukan review
materi-materi sebelumnya dan berdiskusi dengan teman sekelas. Berikut hasil
review:
-Pada akhir pembelajaran sebaiknya guru
membuat kesimpulan, dengan cara membenarkan/meluruskan prinsip yang salah/menyimpang
dari materi, menjelaskan kembali point-point penting dari pembelajaran,
mengaitkan pelajaran sekarang atau yang telah diperoleh untuk kedepannya, mengambil
hal penting dalam pembelajaran dan dikaitkan untuk belajar selanjutnya. Jadi apa
yang telah dipelajari nantinya itu ada implikasinya ke pembelajaran
selanjutnya.
eg: hari ini belajar tentang struktur
virus, besoknya penyakit yang disebabkan virus. Jadi hasil belajar itu dapat
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
-Asimilasi: penggabungan konsep lama
dengan konsep baru
Eg: tidak suka makan sayur, harus ada rangsangan
positif (mengkombinasi sayur dengan makanan lain, memberi tahu manfaat sayur
untuk kesehatan), agar seseorang itu suka makan sayur.
Asimilasi ini lebih sulit dilakukan
untuk orang yang sudah dewasa, karena orang dewasa punya pengalaman banyak yang
menguatkan konsep dari dulu yang telah dimiliki
-Akomodasi: pembentukan konsep baru
-Equilibrium: keseimbangan antara
asimilasi dan akomodasi, latar belakang adanya equilibrium karena ada ketidaksimbangan
antara asimilasi dengan akomodasi
Eg: siswa suka online, orang tua online
ya susah
Teori Belajar Menurut Beberapa Tokoh:
Vigotsky: interaksi sosial,
kontruktivisme sosial, eg: diskusi, kooperatif learning
Piaget: perkembangan kognitif sejalan dengan
perkembangan mental juga umur
Hubungan teori keduanya, eg: misal dari
interaksi diskusi guru dengan murid jadi dapat menambah pengetahuan sehingga
perkembangan konitif juga bertambah
-Beda penghargaan dengan hadiah:
hadiah itu diberi secara cuma-cuma, tidak
berkaitan langsung dengan pembelajaraan
penghargaan dilihat dari prosesnya, berkaitan
langsung dengan proses pembelajaran, jadi harus diexpose
-SELF EFFICACY (teori Bandura):
keyakinan kemauan diri, keyakinan
individu mengenai kemampuan dirinya dalam melakukan tugas atau tindakan yang
diperlukan untuk mencapai hasil tertentu.
eg: punya target percaya diri dapat A terus,
terus strateginya bagaimana biar dapat a, planning. Hal ini agak sulit untuk diajarkan
pada murid
eg: ada kd (kompetensi dasar), siswa
menuliskan target” yang harus dicapai dalam dinding kamar mereka
-Asosiasi dalam perilaku, Trial n error
: misal anak disuruh mengambil panci yang panas, tapi tidak ada jampel,
akhirnya dia mengambil kain untuk memindahkan panci tersebut tanpa berpikir
kain itu aman apa nggak, jadi hal yang dilakukan itu tidak beralasan
-Asosiasi tidak selamanya berlaku, ada yang
terkait dengan stimulus respon dan ada yang tidak, eg: ada orang berkumis
tebal, siswa beranggapan guru itu jahat, jadi siswa tersebut mengaitkan sebuah
peristiwa meskipun peristiwa itu tidak ada kaitannya
-Konstruktivistik: bagaimana cara belajar
yang dipakai seseorang asal dia paham,
eg: (1) thomas alfa edison menemukan
lampu dengan sendiri tanpa orang lain, jadi membangun pemahaman, dan dia
menghasilkan produk, (2) benda logam jika dipukul menghasilkan bunyi, magnet menghasilkan
muatan, terus menghasilkan bel listrik. Jadi produk bisa 2/3 dimensi, misal
soal tes tetapi jangan hanya soal menghafal, harus lebih banyak soal kasus
untuk dianalisis. Multiple choice bukan soal yang jelek asal membuatnya bagus.
0 komentar:
Posting Komentar