Refleksi Diri Day 15
Oleh: Ira Hayani
Hari
ini saya belajar mengenai inkuiri dalam pembelajaran sains, inkuiri merupakan
proses bertanya dan mencari tahu jawaban terhadap pertanyaan ilmiah yang
diajukan. Model pembelajaran ini dibagi menjadi dua yaitu induksi dan deduksi,
pada model induksi, siswa mencari masalahnya sendiri, sedangkan pada deduksi,
permasalahan diberi oleh guru. Dari belajar menemukan masalah dan memecahkan
masalah, maka seseorang dapat mengembangkan kerangka berpikirnya. Terkait dengan
proses inkuiri, tanpa adanya aktivitas maka inkuiri itu tidak pernah terjadi,
karena misalnya dari aktivitas praktikum atau mengamati sesuatu pasti muncul
pertanyaan yang bersifat ilmiah, dari situlah siswa akan bertanya dan mulai
penasaran sehingga akan siswa tersebut akan berusaha mencari jawabannya. Pada
proses pembelajaran kebanyakan, siswa kebiasaan menerima itu sudah menjadi
budaya, bahwa siswa pergi ke sekolah untuk menerima pelajaran, dan itu
kebiasaan itu harus diimbangi dengan pembelajaran inquiri agar membuat
seseorang dapat belajar berpikir kritis.
Dalam
hadis Rasul disebutkan bahwa tangan diatas lebih baik daripada tangan diatas,
hal itu bukan hanya aspek dalam memberikan harta benda, padahal terkait banyak
aspek, termasuk dalam aplikasi di dunia pendidikan. Jadi seseorang harus
berpikir apa yang harus saya sumbangkan saat berangkat sekolah, jadi setidaknya
sudah membawa bekal ilmu sedikit dari rumah agar bisa sharing dan berbagi ilmu dengan
teman-temannya. Karena putuslah amalan seseorang kecuali 3 perkara yaitu
sedekah jariyah, doa anak sholeh kepada orangtuanya, dan ilmu yang bermanfaat. Jadi
dengan saling memberi dan berbagi ilmu akan membuat amalan yang tiada putusnya,
karena ilmu tersebut akan dipakai dan diwariskan dari generasi ke generasi. Sehingga
ilmu itu harus disumbangkan dengan ikhlas.
Terkait
dengan inkuiri, ada uji hipotesis, pada siswa sd digunakan model deduksi, jadi
seorang guru terlebih dulu memberikan permasalah kepada siswa, misal dengan
menanyakan “apakah cahaya pagi lebih baik untuk fotosintesis, ataukah siang
hari yang lebih baik ?” jadi harus ada proses deduksi sehingga untuk siswa sd
tidak serta merta menghubungkan 2 variabel. Kemudian ketika ada beberapa siswa
yang tidak berpendapat, guru harus bisa mengarahkan mereka agar mempunyai
pendapat, jadi guru tidak boleh membiarkan anak tidak punya pendapat karena
mereka bisa jadi belum paham dan harus diarahkan perlahan agar memahami.
0 komentar:
Posting Komentar